History Of Sukabumi City


Gedung Kabupaten di jalan jendral Sudirman sekitar 1990

Kota Sukabumi berasal dari bahasa Sunda. Yaitu Suka-Bumen, menurut keterangan mengingat udaranya yang sejuk dan nyaman, mereka yang dating ke daerah ini tidak ingin untuk pindah lagi karena suka/ senang Bumen-Bumen atau bertempat tinggal di daerah ini.
The word Sukabumi is derived from the Sundanese ‘suka’ and ‘bumen., lt was said that because the air was cool and fresh, those who came to settle here would no longer want to move elsewhere, They id ,like. (suka) ‘becoming a resident. (bumen) of this area.
Pada tahun 1914 Pemerintah Hindia Belanda menjadikan Kota Sukabumi sebagai “Burgerlijk Bestuur” dengan status “Gemeente” dennan alasan bahwa di kota ini banyak berdiam orang-orang Belanda dan Eropa pemlik perkebunan-perkebunan yang berada di daerah Kabupaten Sukabumi bagian Selatan yang harus mendapatkan pengurusan dan pelayanan yang istimewa.
ln 1914, the Government of the Netherlands East lndies made Kota Sukabumi (Sukabumi Town, which has developed into a SukabumiCtty) a “Burgerlijk Bestuur” wrth a status of ” Gemeente ” for the reason tbat many people of tbe Netherlands and Europeans lived here They were owners of plantations in the southern part of Sukabumi Regency who deserved privileges.
Sejak ditetapkannya Sukabumi menjadi daerah otonomi pada bulanMei 1926 makaresmi diangkat”Burgemeester”yaitu: Mr.GFRambonnet Pada masa inilahdibangunstasiun kereta api, Mesjid Agung,Gereja danPembangkit Listrik.Setelah Mr. GF.Rambonnet memerintah ada tiga”Burgemesteester”sebagaipenggantinyayaitu; Mr. WM Ouwekerk, Mr.A LA Van Unendan Mr. W.J PH Van Waning.
From the time Sukabumi was determined as an autonomous region in Mav 1926, a ” Burgemeester” was officially appointed. Mr GFRambonnet lt was tn thrspelod that the raiiroad, Grancr Mosque, Church, and power statron were constructed After ; Mr G F Rambonnet, there \/ere other three “Burgemeester-s” Mr WM Ouwekerk, Mr A LA Van Unen, and Mr W J PH Van Waning.

Gedung “De Sociteit” di .Jl.Veteran Tahun 1900


Pandangan Hotel salabintana di Jl. Suryakenca
Kantor Dinas Pekerjaan Umum di Jl.Bhayangkara dalam Masa Tahun 1930-an
NAMAKETERANGAN
1.Gemeente Soeka Boemi
2.Soekaboemi SHI
3.KOta Kecil suKabumi
4.Kota Praja Sukabumi
5.Kotamadya Sukabumi
6.Kotamadya DT II Sukabumi
7.Kota Sukabumi
8.Kota Sukabumi
Tahun 1914
Tahun 1942-1945
Undang-undang No. 17 Tahun 1950
Undang-undang No. 1 Tahun 1957
Undang-undang No. 18 Tahun 1965
Undang-undang No. 5 Tahun 1974
Undang-undang No. 22 Tahun 1999
Undang-undang No. 32 Tahun 2004

Suasana Jln setasiun – kini JIn. Zainal Zakse dirihat dari arah seberah Barat
NAMA-NAMA PIMPINAN
PEMERINTAHAN DAERAH SUKABUMI
NONAMATAHUN
1Mr. R.Syamsudin1945-1946
2Raden Mamur Soeria Hoedaja1946-1948
3Raden Ebo Adinegara1948-1950
4Raden Widjaja Soerija(Acting)
5Raden S. Affandi Kartadjumena1950-1952
6Raden Soebandi Prawiranata1952-1959
7Mochamad Soelaeman1959-1960
8Raden Soewala1960-1963
9Raden Semeru(Acting)
10Drs. Achmad Darmawan Adi1963
11Raden Bidin Suryagunawan(Acting)
12Saleh Wiradikarta, SH1966-1978
13Soejoed1978-1988
14H. Zaenudin Mulaebary, SH1988-1993
15H. Udin Koswara, SH1993-1997
16R. Nuriana(Gubernur Jabar PJS)
17Dra. Hj. Molly Mulyahati Djubaedi, M.Sc. Plh
18Dra. Hj. Molly Mulyahati Djubaedi, M.Sc1998-2003
19H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, SH, M.Si2003-2013
20H. Mohamad Muraz, S.H., M.Mz2013-2018